Friday, January 03, 2003

Sopan Santun Ala Dunia

Tingkah laku yang selama ini kita anggap sopan mungkin dianggap kurang pantas di belahan dunia lain.

Karena globalisasi mungkin semakin menambah rumit masalah sopan santun. Di negara asal, boleh jadi kamu se­orang tokoh panutan yang disegani. Tapi di tempat lain, bisa saja Anda dianggap tak punya sopan san­tun.

Saat bepergian ke luar negeri, tentu kita tak mungkin mengenal adat isti­adat suatu tempat dalam 1-2 hari saja. Kenyataannya, tuan rumah pun tak berharap demikian. Yang terpenting adalah menunjukkan bahwa Anda me­miliki sikap sopan santun yang tepat.

Tak ada yang lebih memalukan dibanding salah kostum. Memakai kimono tidak sekonyong-konyong men­jadikan Anda orang Jepang, sekalipun Anda memaksakannya. Coba Anda bayangkan betapa menggelikannya bila ada orang Jepang berkeliling London dengan memakai Kilt, kostum khas pria Skotlandia.

Untunglah pakaian untuk kegiatan bisnis lebih bersifat universal, jadi kecil kemungkinan kita akan salah kostum. Paling aman, hindari pakaian minim, terutama saat bepergian ke negara­ negara Islam.

Berikut yang aku rangkum, berdasarkan pengalaman sendiri dalam beberapa perjalanan, maupun share dari teman - temanku :

Italia

Aku melewatkan beberapa tahun di Venesia. Pendapatku tentang Italia .........
Perbedaan antara Italia bagian utara dan selatan bukan melulu tentang kemakmuran ekonomi. Masa­lah yang dianggap enteng di Venesia justru bisa dianggap besar di Sisilia. Dua hal yang tak bisa diganggu gugat di negeri ini adalah Gereja Katolik (be­serta segala hal yang bersangkutan dengannya) dan keluarga. Jangan ma­kan terlalu cepat dalam undangan ma­kan malam sebab tuan rumah akan tersinggung. Nikmati sajian anggur Italia yang lezat, tapi jangan diminum sampai habis saat itu juga, karena Anda dianggap kurang sopan. Selingi sese­kali dengan tegukan air putih.

Mexico

Mexico, pernah sekali datang ke sana, George Fransisco Armand berasal dari sini, he's almarhum my bf. Jadi inget ............:-(.
Di tepi mulut botol bir Meksiko yang tersohor itu, biasanya di­tancapkan seiris jeruk limun. Jangan mencelupkan irisan jeruk ini ke dalam bir, karena fungsinya hanya untuk men­jaga bibir botol agar tetap bersih sekali­gus menjaga nyawa Anda dari kutukan Dewa Montezuma.

Brasil

Pekerjaan yang membawa aku ke sini.
Warna-warni dan kebebasan adalah ciri orang Brasil. Sejak tahun 2000, wanita diizinkan untuk berjemur tanpa penutup dada di pantai-pantai Rio de Janeiro. Yang asyik untuk diperha­tikan adalah kebiasaan memberi salam orang Brazil. Biasanya dirnulai dengan cium pipi kiri dan kanan dan ditambah ciuman ketiga yang kira-kira artinya "semoga Anda cepat menikah."

Spanyol

Pengalaman beberapa kali kerja sama dengan orang spanyol.
Siesta
atau tidur siang amat penting bagi orang Spanyol, jadi jangan membuat janji antara pukul dua sampai empat sore. Jangan pula datang ke undangan makan malam se­!belum pukul 22.00. Hindari pem­bicaraan mengenai kontroversi adu banteng. Sebisa mungkin mulailah den­gan pembicaraan soal bahasa Spanyol yang merupakan bahasa bisnis ter­penting kedua setelah bahasa Inggris.

Portugal

Orang Portugal terkenal gila sepak bola. Jika Anda penggemar atau setidaknya pernah mendengar nama Eusebio, Figo atau Rui Costa, maka orang Portugal akan merasa cocok dengan Anda. Jangan lupa memuji kelezatan makanan gaya Medi­terania mereka. Tapi hati-hati di jalan, sebab lalu-lintas di Portugal dikenal sebagai salah satu yang paling berba­haya di dunia.

Prancis

Selama aku di Italia, sewaktu liburan sekolah, aku dan teman sempat ke negara tetangga.
mmmmmhh........apabila roti bagel yang di­sajikan kepada Anda belum diiris, lang­sung potong dengan tangan. Tuan rumah wanita mengharapkan tamu membawakan karangan bunga, sam­panye atau cokelat. Mencium pipi me­rupakan hal yang umum di seluruh benua Eropa, namun jangan menem­pelkan bibir ke pipi.

Jerman

Aha...........Orang Jerman seringkali digambarkan sebagai orang yang ce­katan, dapat diandalkan, tepat waktu dan tidak memiliki rasa humor. Buang segera anggapan bahwa mereka bukan lawan bicara yang enak bila diajak ber­humor. Malahan, membica­rakan Hitler juga tak tabu. Telat 15 menit masih bisa di terima, lebih dari itu Anda dapat dianggap pencuri waktu. Yang terpenting tak cuma pria Jerman sebetul­nya mereka memanjakan mobil mereka tiap hari Sab­tu.

Kanada

Kamu jangan, sekali-kali menyebut Orang Kanada dengan sebutan Orang Amerika. Di Montreal dan propinsi Que­bec, bahasa sehari-hari adalah bahasa Prancis, sedang bahasa Inggris digu­nakan di kota-kota lain. Orang Kanada gemar mengadakan jamuan makan malam formal. Biasanya tamu yang paling tua diminta memberikan sepa­tah dua patah kata sebelum hidangan penutup disajikan.

Jepang

Menurutku, orang Jepang punya banyak cara untuk membungkuk saat memberikan salam. Perhatikan sudut bungkuk Anda. Membungkuk sedalam 45 derajat cukup dianggap sopan. Orang asing biasanya diberi salam'dengan jabatan tangan. Di Jepang, lan­tai bukan hanya tempat berjalan, tapi juga tempat duduk dan tidur. Jadi, lep­askan sepatu Anda sebelum mema­suki kediaman seseorang. Apabila seseorang bersin, Orang Jepang akan 'memalingkan muka dan pura-pura fidak melihatnya. Budaya Jepang sa­ngat menghormati orang yang lebih tua. Pimpinan perusahaan biasanya orang yang telah berumur dan sah-­sah saja bagi mereka untuk tertidur selama rapat. Asal tahu saja, tertidur selama rapat adalah simbol bahwa sang direktur memberikan keper­cayaan kepada anak buahnya. (Atasanku sepertinya begini dech ..........hehehe)

Amerika Serikat

Di negara ini, tidak mudah menerka tingkat keakraban dalam bergaul. Orang dengan mudah menyapa Anda dengan nama depan Anda, bertanya mengenai negara asal dan tempat ting­gal Anda sebelum tiba-tiba meninggalkan Anda sambil bilang "see you later." Tapi jangan terlalu dipikirkan. Memulai pem­bicaraan bisnis adalah seni tersendiri. Awali dengan obrolan seputar hal-hal ringan semisal olahraga bangsa Ame­rika gandrung olahraga sebelum per­lahan Anda membahas topik bisnis yang sesungguhnya. Anda seorang perokok? Siap-siap "terusir" dan terpaksa merokok di area khusus yang sudah disediakan pemilik gedung. Meski orang Amerika 'gemar minuman alkohol, minum minuman keras di larang di jalan-jalan umum. Kaum wanita sebaiknya men­cukur bulu ketiak dan kaki. Kebersihan dan kerapian berpakaian adalah hal utama di negara ini. Usahakan mandi sebelum bepergian.

Australia

Aku sudah beberapa kali sebelumnya bolak - balik ke negeri kangguru, dan akhirnya aku sekarang menetap di Sydney.
Sebelum ke negara Ka­nguru ini, ada baiknya Anda me­lengkapi diri dengan informasi seputar olahraga Cricket. Kalau tidak, jangan menyesal kalau dikucilkan dalam se­buah pembicaraan. Info penting: Ibukota Australia adalah Canberra, bukan Sydney. Dialek Inggris orang Australia sangat spesifik, tapi masih bisa dipahami dan dipelajari. Orang Australia cepat sekali akrab dengan orang asing, jadi bukan hal aneh jika dalam waktu singkat, Anda sudah di­sapa dengan nama depan Anda. Meskipun anggur Australia terkenal di seluruh dunia, pemerintahnya me­nerapkan aturan yang ketat soal minum anggur. Sebagian restoran bahkan tidak menyediakan anggur sama sekali.

Swedia

Pengalaman Siulie.........
Orang Swedia amat bangga dengan negaranya. Standar kehidupan yang tinggi dan kebijakan sosial mere­ka telah dijadikan acuan oleh negara-­negara Eropa lainnya. Tak heran jika mereka amat menyukai ketertiban. Apabila Anda diundang ke suatu pertemuan bisnis atau acara resmi, se­baiknya datang tepat waktu dan ber­sikap low profile.

Denmark

Pengalaman Ale ......
Orang Denmark tidak suka negaranya dianggap yang terke­cil di antara negara-negara Skandina­via lainnya. Mereka senang bercanda dan sindir menyindir. Hal penting untuk diingat: bulan Juli dan Agustus adalah musim panas dan saatnya,bersenang-senang. Jadi bukan saat yang tepat untuk melakukan perte­muan bisnis.

India

Pengalaman Seren (ssstttt.......aku rencananya sekitar bulan agustus mau ke india..)
Negara ini memiliki sistem kasta atau golongan sosial yang kaku. Orang IndiaIndia tidak gemar minum minuman alkohol, jadi usahakan tidak memberikan hadiah berupa anggur atau sejenisnya kepada tuan rumah Anda. sadar akan hal yang satu ini sehingga sebagian dari mereka eng­gan membahasnya dengan orang asing. Copot sepatu Anda sebelum masuk ke rumah seseorang atau rumah peri­badatan. Saat berbaring, ujung kaki tidak boleh mengarah ke gambar atau patung dewa. Dilarang bermesraan di tempat umum.

Thailand

Liburan bersama Bimo ......... sebenarnya dia yang mau libur, aku yang maksa ikut hehehe.......
Jangan menginjak gerbang pintu, karena tempat ini dianggap Orang Thailand sebagai tempat bersemayam arwah yang baik. Hal lain yang !tidak boleh diinjak adalah uang, karena terdapat gambar Raja Thailand. Jangan pernah menampakkan telapak kaki kepada orang lain. Telapak kaki diang­gap sebagai bagian terendah dari tubuh manusia dan menunjukkan telapak sama saja dengan menghina seseorang.kali lagi itu menurut aku........lho.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home