Tuesday, September 10, 2002

Kick, Punch, Crawl and Jump

Kalau aerobik sudah menjadi terlalu ringan. Bagaimama kalau sudah saatnya menggabungkan bela diri dan seni menari ….Feel the rhythm, enjoy the music ….
Brazil has something else to offer other than the famous Samba !

Thank's to Brazil, now we can still enjoy the famous Girls from Ipanema. Jika saja Antonio Carlos Jobim tidak pernah menciptakan lagu itu, bisa saja sampai kini kita tidak pernah mendengar betapa indahnya alunan musik dari Brazil. Negeri yang satu ini seolah tak pernah berhenti bergerak. Selalu saja ada nyanyian, tarian dan gerakan dinamis yang fercipta di sana. Tidak hanya alunan merdu, seperti yang dimiliki Girl from Ipanema, atau Dindi, Brazil juga identik dengan tabuhan ritmik drum yang menghentak.

Ratusan tahun yang lalu, saat perbudakan masih merajalela, secara sembunyi-sembunyi, para budak ini memadukan tabuhan yang dinamis, dengan gerakan dansa, yang dicarnpur dengan ilmu bela diri, dan terciptalah Capoeira.

Biasanya, Capoeira dilakukan oleh sekelompok orang yang membentuk lingkaran, sambil menabuh alat musik khas Brazil, dan di tengahnya, dua orang saling beradu, layaknya bela diri, yang dipadukan dengan gerakan-gerakan dansa. Orang-orang yang berdiri membentuk lingkaran ini disebut Roda, dan masing-masing akan mendapat giliran untuk maju ke tengah ljngkaran dan beradu. Ada dua jenis Capoeira yang dikenal, yakni Capoeira Angola dan Capoeira Regional. Angola, merupakan versi paling tua, dan merupakan Capoeira dengan ritme yang lebih lambat dan tenang. Sementara Capoeira Regional, biasanya dimainkan dengan tempo yang lebih cepat dan dinamis, dengan gerakan-gerakan yang lebih variatif. Kedua jenis Capoeira ini sangat mengutamakan keserasian antara gerakan, musik dan lirik lagu yang dinyanyikan.

Tertarik? Pastinya! Gerakan Capoeira memang beda dengan martial arts yang lain. Dalam Capoeira, banyak sekali gerakan akrobatik memukau, yang hanya bisa dilakukan dengan latihan rutin secara terus-menerus. Gerakan dasar yang paling sederhana adalah Ginga, yakni sebagai Capoeirista, Anda harus terus bergerak untuk mengecoh lawan. Dengarkan musik yang ditabuh, dan gerakkan tubuh sesuai dengan irama.

hmmm......bisa nyari aku??

Jika sudah mulai mahir, maka bolehlah Anda praktekkan berbagai gerakan seperti handstand, atau Queda de Rins, yakni gerakan backflip, yang dilaksanakan sambil telentang, sekaligus menendang. Kedengarannya seru buka? Namun satu yang harus diingat, seperti juga olahraga seni beladiri lainnya, diperlukan latihan yang rutin untuk bisa menguasai teknik-teknik Capoeira. Tapi, hasilnya dijamin, tubuh sehat dan lentur, serta terhindar dari berbagai tindak kejahatan. Grab the spirit, and start kickin'!

0 Comments:

<< Home