Friday, September 20, 2002

C’est Magique!

Tidak hanya Menara Eiffel yang wajib dikunjungi jika punya kesempatan pergi ke Paris. Bukan hanya belanja di Butik Lacroix atau Lois Vuitton, yang bisa mendatangkan kepuasan. Masih ada Moulin, Le Lido De Paris dan Crazy Horse Show, yang menawarkan lebih sekadar hiburan dan kepuasan berbelanja!.

Ketika lewat Boulevard de Clichy, pandanganku langsung tertuju pada sebuah bangunan yang dihiasi kincir angin merah di bagian atapnya. Jelas tertulis di sana... Moulin Rouge. Aku langsung masuk, dan menikmati sensasi yang belum pernah aku rasakan di gedung pertunjukan manapun. Watching Moulin Rouge feels like falling in love. Saat menonton langsung pertunjukan Cabaret di Moulin Rouge, I felt more than falling in love. I felt head over heels, dan aku kehilangan kata-kata untuk melukiskan keindahan yang terpampang di depan mata. Puluhan gadis, dengan pakaian warna­ warni, disiram gemerlap lampu, berlomba-Iomba memberikan yang terbaik bagi penontonnya. Warna-warni yang tercipta, bagaikan lukisan dekoratif yang bergerak-gerak... dan saat semuanya berakhir, aku terpaku beberapa saat di kursi, memberi kesempatan pada diriku untuk mendarat di bumi. Pertunjukan di Moulin Rouge telah membuat aku melayang... seolah berada di tempat lain... bukan di bumi!!!!!

Moulin Rouge bukan satu-satunya tempat di Paris, dimana Anda bisa menyaksikan semua keajaiban di atas panggung. Di ujung jalan, Champs Elysees, Le Lido de Paris menanti untuk dikagumi. Sambil menikmati makan malam dengan menu spesial seperti ikan salmon yang dimasak dengan saus Perancis, Anda juga dapat melihat sajian gadis-gadis cantik berbusana menawan yang berlenggak­ lenggok gemulai. Ada pula sajian penari di atas es, dan acrobatic juggler yang tidak mungkin ditemui di tempat lain.

Masih belum puas juga? Kalau begitu, datang dan saksikan pertunjukan Crazy Horse Show. L’art du'Nu temanya, the art of nude....... Nah, Anda bisa bayangkan sendiri, apa yang terjadi disana!. Kesenian yang diramu lewat puluhan gadis yang menari dengan busana yang minim. Yang ada hanya keindahan. Yang bisa dilakukan hanya bersyukur, bahwa Tuhan sudah menciptakan manusia dengan begitu sempurna.

(jadi ingat george frans. ..... dia orang yang terbaik dan telah memberikan yang terbaik untukku).